Mengenal Keistimewaan Nabi Muhammad SAW dan Peristiwa Isra Mi’raj

Inilah mukjizat dan keistimewaan Nabi Muhammad SAW sebagai kekasih Allah.
Nabi Muhammad SAW merupakan sosok yang menjadi panutan bagi umat Islam. Beliau juga merupakan sosok yang dihormati dan dianggap sebagai suri tauladan oleh miliaran umat Muslim di seluruh dunia.
Sebagai manusia pilihan Allah, Nabi Muhammad juga dianugerahi berbagai keistimewaan selama hidupnya. Bahkan, keistimewaannya tersebut juga mempunyai manfaat yang besar agi kehidupan manusia hingga saat ini.
Keistimewaan beliau pun meliputi berbagai aspek, termasuk wahyu ilahi yang diterima serta serangkaian mukjizat yang meneguhkan misi kerasulan beliau. Dalam artikel ini, kita akan menjelajahi keistimewaan Nabi Muhammad yang mengilhami dan mengajarkan nilai-nilai luhur kepada umat manusia. Simak terus, ya!
Baca Juga: Kisah Hidup Nabi Muhammad SAW dan Kegigihannya dalam Menyebarkan Agama Islam
Keistimewaan Nabi Muhammad dalam Menerima Wahyu Al-Qur’an
Salah satu hal luar biasa dari Nabi Muhammad adalah penerimaan wahyu ilahi dari Allah SWT melalui Malaikat Jibril. Wahyu-wahyu ini direkam dalam Al-Qur’an, kitab suci umat Islam, yang menjadi pedoman hidup dan hukum bagi umat Muslim.
1. Detik-detik turunnya wahyu pertama di Gua Hira

Wahyu pertama diberikan kepada Nabi Muhammad saat beliau berada di gua Hira. Wahyu ini tidak hanya memberikan arahan dan petunjuk tentang agama dan etika, tetapi juga membawa inspirasi untuk menghadapi tantangan hidup.
Nah, wahyu yang diterima Nabi Muhammad ini pun dapat dilihat pada Surat Al-Alaq ayat 1-5. Dalam ayat tersebut berisi anjuran kepada manusia terkait pentingnya membaca yang mempunyai makna sebagai anjuran untuk memahami dunia dan ilmu pengetahuan kepada umat manusia.
2. Makna mendalam Surat Al-Alaq ayat 1-5

Wahyu yang diterima oleh Nabi Muhammad SAW tertuang dalam Surat Al-Alaq ayat 1-5. Pesan pertama yang disampaikan bukanlah tentang tata cara ibadah ritual secara spesifik, melainkan sebuah perintah intelektual: “Iqra!” (Bacalah).
Perintah “Membaca” dalam ayat ini memiliki makna luas. Tidak hanya membaca teks tertulis, tetapi juga “membaca” tanda-tanda kebesaran Allah di alam semesta, memahami fenomena sosial, dan menggali ilmu pengetahuan.
Ayat ini mengingatkan bahwa manusia diciptakan dari segumpal darah (‘alaq), menekankan kerendahhatian di hadapan Allah Yang Maha Pemurah. Selain itu, disebutkannya “pena” (al-qalam) menunjukkan bahwa Islam sangat menghargai pencatatan ilmu dan pendidikan sejak hari pertama kemunculannya.
Daftar Mukjizat Nabi Muhammad SAW
Mukjizat Nabi Muhammad SAW bukan sekadar fenomena luar biasa, melainkan bukti nyata atas kebenaran risalah kerasulannya. Sebagai Khatamun Nabiyyin (Penutup para Nabi), beliau dibekali dengan berbagai mukjizat yang tidak hanya menakjubkan secara fisik, tetapi juga secara intelektual dan spiritual. Berikut adalah beberapa mukjizat paling fenomenal yang dimiliki Rasulullah SAW:
1. Al-Qur’an

Al-Qur’an adalah mukjizat intelektual terbesar yang diberikan Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW. Berbeda dengan mukjizat nabi-nabi terdahulu yang bersifat sementara, kesucian dan keaslian Al-Qur’an terjaga hingga akhir zaman sebagai pedoman hidup umat manusia.
Selain itu, Al-Qur’an juga diturunkan dalam jangka waktu yang sangat lama. Al-Qur’an diturunkan secara bertahap dengan total waktu 22 tahun 2 bulan 22 hari. Secara keseluruhan, Al-Qur’an terdiri dari 30 juz, 114 ayat, dan 6.666 ayat. Bahasa Al-Qur’an juga memiliki sastra yang sangat tinggi yang tidak mampu ditandingi oleh siapapun, bahkan oleh penyair Arab terbaik sekalipun pada masa itu.
Baca Juga: Kisah dan Mukjizat Nabi Yunus Dimakan Ikan Paus: Apa yang Bisa Kita Teladani
2. Peristiwa Isra’ dan Mi’raj Nabi Muhammad, perjalanan menuju ke Sidratul Muntaha

Isra’ Mi’raj mengacu pada perjalanan spiritual yang luar biasa di mana Nabi Muhammad naik ke langit dari Masjidil Haram di Makkah menuju Masjid Al-Aqsa di Yerusalem, kemudian melanjutkan perjalanan ke langit yang lebih tinggi atau disebut Sidratul Muntaha.
Isra’ Mi’raj dimulai dengan peristiwa Isra’, di mana Nabi Muhammad dibawa oleh Malaikat Jibril dari Makkah ke Masjid Al-Aqsa dalam semalam. Ini adalah perjalanan fisik yang menunjukkan kedekatan dan perintah khusus Allah kepada Nabi Muhammad.
Kemudian, Mi’raj adalah perjalanan spiritual ke Sidratul Muntaha. Dalam perjalanan ini, Nabi Muhammad berjumpa dengan para nabi di berbagai langit dan mendapatkan pengajaran serta arahan dari Allah.
Di langit terakhir, beliau mengalami pengalaman yang sangat dekat dengan Allah, mendekat dan berbicara langsung dengan-Nya. Selama Mi’raj, Allah juga memberikan perintah salat lima waktu kepada umat Muslim.
3. Mukjizat membelah bulan (Insyiqāq al-Qamar)
Salah satu bukti kebesaran Allah yang paling nyata di hadapan kaum kafir Quraisy adalah peristiwa terbelahnya bulan. Saat ditantang untuk menunjukkan bukti kenabian, Rasulullah menunjuk ke arah bulan, dan atas izin Allah, bulan terbelah menjadi dua bagian.
Kejadian luar biasa ini diabadikan dalam Al-Qur’an melalui Surat Al-Qamar ayat 1, yang berbunyi: “Saat (hari kiamat) semakin dekat dan bulan pun terbelah.” Fenomena ini menjadi peringatan keras bagi mereka yang masih meragukan kekuasaan Allah.
4. Air yang memancar dari sela-sela jari

Mukjizat ini terjadi pada saat-saat kritis, terutama ketika para sahabat dilanda kehausan hebat dalam perjalanan atau peperangan (seperti saat Perjanjian Hudaibiyah). Dalam kondisi air yang sangat terbatas, Rasulullah SAW memasukkan tangannya ke dalam wadah air yang sedikit.
Secara ajaib, air memancar dari sela-sela jari beliau seperti mata air. Air tersebut tidak hanya cukup untuk minum ratusan sahabat, tetapi juga mampu memenuhi kebutuhan wudu seluruh pasukan. Hal ini menunjukkan betapa Allah senantiasa memberikan pertolongan kepada kekasih-Nya di masa sulit.
Keteladanan Akhlak dan Kepemimpinan Nabi Muhammad SAW

Selain wahyu dan mukjizat, Nabi Muhammad juga memberikan teladan akhlak dan kepemimpinan yang luhur. Beliau menunjukkan kasih sayang yang besar kepada seluruh makhluk dan mengajarkan etika dalam berinteraksi dengan sesama manusia, lingkungan, dan binatang.
Nabi Muhammad adalah contoh nyata tentang bagaimana seorang pemimpin harus bersikap rendah hati, adil, dan penuh kasih sayang terhadap umatnya.
Keistimewaan Nabi Muhammad pun tidak hanya relevan bagi umat Muslim, tetapi juga memiliki pesan yang universal untuk seluruh umat manusia. Beliau mengajarkan tentang cinta, toleransi, keadilan, dan perdamaian. Nabi Muhammad adalah lambang persatuan, menghubungkan umat Islam dari berbagai budaya, suku, dan latar belakang.
Itulah sejumlah keistimewaan yang diberikan Allah kepada Nabi Muhammad SAW. Semoga dengan mengetahui hal ini, membuat kita semua jadi umat yang bertaqwa kepada Allah dan Rasulnya, ya!
Cari kost untuk hunian bulanan atau tahunan? Atau ingin sewa kost khusus seperti kost putra dan kost putri? Cek di Rukita saja, yuk! Rukita punya banyak pilihan hunian dengan fasilitas lengkap di beberapa kota Indonesia seperti kost bandung, kost surabaya, kost jogja, dan beberapa kost di kota lainnya.
Ada juga pilihan kost lainnya yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan kamu, mulai dari kost pet friendly, hingga kost yang dilengkapi dengan rooftop. Penasaran dengan unit hunian eksklusif Rukita? Klik tombol di bawah ini saja, yuk!
Jangan lupa unduh aplikasi Rukita yang tersedia di Play Store dan App Store atau kunjungi rukita.co untuk informasi lebih lanjut. Ikuti juga akun Instagram @rukita_indo, X @rukita_id, dan TikTok @rukita_id untuk mengikuti info dan promo menarik lainnya!
Bagikan artikel ini

